BUKA MULUT

Close

 

Jangan Lupa

DAFTAR AGLOCO DI SINI!

Download Gratis!

FREE AGLOCO EBOOK di SINI!

November 26, 2008

Batal Nonton JakJazz

Lagi melamun bisa nonton JakJazz, tak dinyana seorang teman menawarkan tiket gratis! Kata peribahasa lama: pucuk dicinta ulam pun pengen nonton. Ya Tuhan, kalau selama ini cuma bisa nonton cuplikan-cuplikan pagelaran di TV, kini aku bisa nonton langsung!
 
JackJazz 2008Pesta para musisi jazz berkelas itu berlangsung tiga hari (28, 29, 30 Nov 2008). Hari pertama ada Kyoto Jazz Massive, Kunokini, Ray Harris and The Fusion Experience, Heaven on Earth, Tompi, Iga Mawarni, Indra Lesmana dll. Hari kedua, ada Open Hands, Twenty First Night, Barry Likumahuwa Project, Ireng Maulana, Galaxy Big Band, dll. Hari ketiga aku bisa nonton Yellow Jackets, Tohpati, Syaharani & The Queen Fireworks dll.
 
Meski bukan termasuk penikmat jazz yang baik, tapi aku selalu berusaha menikmati keindahan musik dengan caraku sendiri. Dan ini adalah kesempatan untuk memanjakan diri dengan menikmati live performance dari para pegiat musik berkualitas. Tapi Tuhan selalu punya rencana sendiri. Hari ini aku jatuh sakit. Meski masih bisa ketawa, tapi tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan jauh.
 
Dengan berat hati, rencana nonton kubatalkan. Sabaaar, sabaar, Tuhan pasti tahu yang terbaik. Yah, terpaksa nunggu lagi cuplikan-cuplikan pertunjukan di TV. Seperti biasa..
 


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!

November 02, 2008

Why Worry

This is the second collaboration of Tata & Bape. Similar composition (only guitar and vocal), same process, but different song. Now we sing Why Worry from Dire Strait. Enjoy listening!

Why Worry
Dire Straits

Baby I see this world has made you sad
Some people can be bad
It seems they do the things they say

But Baby I'll wipe away those bitter tears
I'll chase away those restless fears
That turn your blue skies into grey

Why worry, there should be laughter after pain
there should be sunshine after rain
These things have always been the same
So why worry now, why worry now

Baby, when I get down I turn to you
And you make sense of what I do
I know it isn't hard to say

But baby, just when this world seems mean and cold
Our love come shining red and gold
And all the rest is by the way

Why worry, there should be laughter after pain
there should be sunshine after rain
These things have always been the same
So why worry now, why worry now


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!

Here, There, and Everywhere

Technology makes life easier. Nobody in the past thought that two people separated about 100 Km away could produce musical performance together, without having to meet each other physically. And now everything seems to be possible.

This composition was created in two different places. Bape, a friend of mine, played and recorded his guitar into MP3 format, then sent me the file using email. And what I do, is adding my own voice on that track so that the composition has now guitar and vocal.

The hurdle, obstacle, or whatever you call them, for me is to upload the combined file to my blog/podcast. It's not a big file actually, but it'll be a boring and time-consuming upload when you do that using dial-up connection, especially when you do that here in Indonesia.

But, the show must go on! I finally have the file uploaded. The song is originally written by Lennon/McCartney and now presented to you by Tata and Bape.

If you think you enjoy listening the song, just write a word or two. That would be my great pleasure to know that there's someone out there who likes the things we've done.

Here's the lyrics:

To lead a better life
I need my love to be here

Here, making each day of the year
Changing my life with a wave of her hand
Nobody can deny that there's something there

There, running my hands through her hair
Both of us thinking how good it can be
Someone is speaking, but she doesn't know he's there

I want her everywhere
And if she's beside me I know I need never care
But to love her is to need her everywhere,
knowing that love is to share
Each on believing that love never dies
Watching her eyes and hoping I'm always there

To be there, and everywhere
Here, there and everywhere

 


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!

October 05, 2008

MUDIK YANG MELELAHKAN

Siapa pun tak bisa menyangkal, lebaran atau hari raya Idul Fitri adalah moment istimewa, khususnya bagi umat Islam. Saking istimewanya, sesibuk apa pun aktivitas seseorang, dia akan menyempatkan diri untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Aktivitas pulang kampung menjelang lebaran inilah yang populer dengan sebutan mudik.
 
Tak ada yang salah dengan mudik. Sekedar ekspresi keriaan yang dilakukan setahun sekali, setelah terkungkung dalam kesibukan pekerjaan yang seakan tak ada habisnya. Maka, libur lebaran benar-benar dimanfaatkan untuk menata kembali hubungan sosial kekeluargaan yang sekian lama terabaikan.
 
Masalahnya adalah, aktivitas mudik ini dilakukan serempak dan melibatkan sekian ratus juta penduduk Indonesia yang mayoritas merayakan lebaran. Maka, muncullah berbagai masalah - kalau saya boleh menyebutnya demikian - mulai dari soal kemacetan, energi yang terkuras, hingga besarnya jumlah rupiah yang harus dibelanjakan dalam aktivitas mudik ini.
 
Pergerakan arus manusia secara besar-besaran dari kota-kota besar menuju kampung halaman secara bersamaan tak pelak lagi menimbulkan kemacetan di banyak tempat. Kondisi ini diperparah dengan tidak seimbangnya jumlah kendaraan dengan ruas jalan, gara-gara tidak adanya kontrol pemerintah soal kepemilikan kendaraan. Lihatlah betapa mudahnya orang memiliki kendaraan (mobil, sepeda motor) di Indonesia, jauh berbeda dibanding negara-negara lain yang sangat ketat dalam hal kepemilikan kendaraan.
 
Pertimbangan memiliki kendaraan saat ini lebih banyak didasarkan pada soal prestise ketimbang soal fungsi penunjang aktivitas. Belum lagi soal polusi gas buang kendaraan bermotor yang belakangan semakin menggila, bahkan sampai ke pelosok pedesaan yang dulu boleh dikatakan bebas polusi. Polusi suara? Mungkin sama sekali tidak pernah terpikirkan.
 
Kemacetan, apalagi di saat mudik, sudah pasti mengakibatkan extra cost yang sangat besar. Pada H+3 saja kemacetan sepanjang 8 kilometer terjadi di salah satu titik rawan kemacetan arus balik, Nagreg. Bisa dipastikan bahan bakar yang dihabiskan jauh lebih besar dibandingkan kondisi biasa. Belum lagi kelelahan mental yang dialami pengemudi kendaraan dan penumpangnya, termasuk kerugian waktu yang jika dirupiahkan pasti akan mencapai jumlah yang sangat fantastis.
 
Kemacetan memang bukan hanya pada saat mudik, terutama di kota-kota besar. Barangkali sudah saatnya pemerintah mulai memikirkan hal ini secara serius. Harus segera dicari solusi dan penanganan yang menyeluruh dan tidak hanya bersifat parsial, seperti yang terjadi selama ini. Ketika Jalan tol Cipularang difungsikan misalnya, yang terjadi hanyalah pemindahan kemacetan dari Jakarta ke Bandung, karena penanganannya hanya bersifat parsial. Mungkin, seperti yang sudah saya singgung di atas, perlu dipikirkan juga soal pengendalian kepemilikan kendaraan bermotor, plus berbagai kebijakan lain yang melibatkan multi disiplin keilmuan.
 
Percayalah bahwa tidak ada masalah yang tidak disertai dengan jalan keluarnya, sepanjang ada kemauan dan niat untuk memperbaikinya. Semua pihak harus terlibat dalam mencari solusi terbaik, termasuk warga masyarakat, agar menghasilkan kebijakan yang menguntungkan semua pihak dan bukannya memperparah kondisi yang sudah ada. Jika ini dilakukan dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab, kita masih boleh berharap bahwa aktivitas mudik di masa mendatang akan lebih menyenangkan. Mudah-mudahan.


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!

September 08, 2008

Kartu Lebaran Abadi

Di internet marak beredar apa yang disebut "kartu lebaran". Kita tentu membayangkan bahwa kita mengirim kartu, dan orang yang dikirim menerimanya secara pribadi. Namun apa yang terjadi adalah orang yang dikirim hanya mendapatkan link tempat kartu itu berada di suatu tempat, dan dia harus meng-klik link tersebut untuk melihatnya.
 
Buat saya, hal itu sangat tidak praktis, sekaligus -maaf- kurang sopan. Ngerjainnya itu lho. Makanya saya bikin desain kartu yang benar-benar bisa dikirim via email, file-nya kecil, dan yang menerima kiriman benar-benar bisa memiliki sekaligus menyimpannya di komputer miliknya. Selain itu, kartu lebaran ini bisa digunakan selamanya alias abadi.
 
Ada 5 desain cantik yang saya persembahkan untuk Anda, dilengkapi dengan backsound musik bernuansa timur tengah (arabian). Uniknya, Anda bisa menyesuaikan nama dan ucapannya menurut selera Anda. Ini yang membuat kartu lebaran ini lebih personal. Ada nama Anda, ada nama orang yang dikirim, serta ucapan lebaran yang sangat khas gaya Anda. Ini memungkinkan dengan adanya lbr-brander, yakni software sederhana untuk melakukan kustomisasi pada kartu semau Anda.
 
Agar lebih jelas, Anda bisa men-download sample yang saya sertakan terlebih dahulu.
 
Note: file lebaran-C terdiri dari 3 kartu
 
Silakan download semuanya di sini. Selamat Hari Raya Idul Fitri.


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!

January 07, 2008

Pengumuman

Terhitung bulan Januari 2008, tulisan-tulisan baru akan diposting di blog  Buka Mulut versi baru, beralamat di http://buka-mulut.blogspot.com/
 
Namun demikian, tulisan-tulisan/arsip lama masih tetap bisa Anda baca di sini.
 
Tata Danamihardja


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!