BUKA MULUT: Telanjang itu Porno!

Close

 

Jangan Lupa

DAFTAR AGLOCO DI SINI!

Download Gratis!

FREE AGLOCO EBOOK di SINI!

August 09, 2006

Telanjang itu Porno!

Belakangan ini orang disibukkan dengan berbagai isu yang seolah tak ada habisnya. Belum tuntas isu yang satu, sudah muncul isu lainnya yang tidak kalah heboh. Begitu terus silih berganti. Belum lagi bencana alam dan peperangan di berbagai belahan dunia. Tapi semua itu sepertinya tidak menjadi bahan renungan untuk bebenah diri. Kasus korupsi, penyalahgunaan jabatan tetap berlangsung. Soal artis saling caci maki, kawin cerai, selingkuh, tetap marak. Soal pornografi tetap menjadi perdebatan, meskipun saya yakin di hati kecil masing-masing orang sebenarnya pasti ngerti, paham, dan tidak perlu ada perdebatan soal itu. Apalagi bagi mereka yang mengaku muslim.
 
Yang menarik, pornografi, pornoaksi, atau apa pun namanya, selama ini biasanya hanya dikaitkan dengan sesuatu yang sifatnya fisik. Orang berpakaian minim (biasanya perempuan), itu porno. Apalagi kalau telanjang, terus jalan-jalan di mall, itu jelas super porno. Padahal sesungguhnya banyak hal yang sifatnya non fisik, yang dalam anggapan saya juga termasuk porno.
 
Buat saya, koruptor yang tidak malu perbuatannya ketahuan dan malah terkesan bangga bisa menggarong uang rakyat, itu porno. Pejabat yang 'menyelewengkan dana' (maksudnya: menggarong) dan masih bisa senyum-senyum menjijikkan, itu porno. Hakim, jaksa, polisi, presiden, camat, bupati, gubernur, menteri, anggota dewan dll yang makan uang yang bukan haknya, itu juga porno.
 
Yang super porno? Mereka yang jelas-jelas bersalah karena didukung bukti-bukti yang kuat, tetapi hukumannya ringan, atau justru malah bebas sama sekali. Ibaratnya mereka sudah benar-benar telanjang, tapi tidak sedikit pun merasa malu dengan kepornoan mereka, dan justru bangga karena mereka bisa lolos dari jeratan hukum!
 
Terlepas dari soal besar-atau kecilnya uang yang digarong mereka, sesungguhnya ada bahaya besar di balik merebaknya soal korupsi ini. Semakin banyak orang yang kaya dari hasil korupsi dan tidak mendapat sanksi yang keras baik secara hukum maupun sanksi sosial, 'profesi' koruptor ini akan semakin populer. Lama-lama orang tidak lagi merasa 'terhina' apalagi takut menyandang predikat koruptor, toh fakta sudah membuktikan bahwa ternyata banyak koruptor yang tetap menjadi orang yang dihormati secara sosial, kaya (dari hasil korupsi), dan berpegang teguh pada prinsip 'cari kesempatan dalam kesempitan maupun kelapangan'.
 
Dengan melihat kondisi seperti ini, jangan heran kalau suatu saat nanti -- mungkin tidak lama lagi -- anak-anak kecil ketika ditanya
cita-citanya tidak lagi menjawab 'mau jadi dokter' atau 'insinyur' melainkan 'KORUPTOR'. Bukankah beberapa tahun lalu gadis-gadis remaja masih merasa malu kalau harus keluar rumah memakai kutang saja, sementara sekarang mereka malah berpakaian seperti itu ketika pergi ke mall? Jadi, bukan hal yang mustahil jika telanjang ala selebritis dan telanjang ala pejabat, dalam waktu dekat benar-benar tidak lagi dianggap sesuatu yang porno. Naudzubillah!


Saatnya mendapatkan hak kita. Surfing dibayar. Referring temen juga dibayar. Daftar GRATIS! Di Agloco, nggak ada biaya tersembunyi. 100% GRATIS!!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home